pada mekanisme reaksi E2 yang pada contoh reaksi diatas terjadi mekanisme yang melibatkan suatu pembentukan kedaan transisi yang mana nukleofil nya adalah OH- . pada saat berada pada keadaan transisi pada mekanisme E2 sebagai penyerang adalah basa dan gugus yang pergi umumnya sejauh mungkin, atau anti. E2 umumnya merujuk sebagai anti-eliminasi. suatu basa akan membentuk sebuah ikatan dengan hidrogen, dalam reaksi diatas Br meninggalkan ikatan C-Br. pada reaksi eliminasi alkil halida selalu dibutuhkan basa kuat dan panas.
pada streokimia reaksi E2 dapat terjadi dua kemungkinan :
1. regioselective dimana produk yang dihasilkan adalah alkena yang tellah tersubtitusi atau stabil.
2. regiospesifik dimana hanya ada satu prodek yang dihasilkan .
pada mekanisme eliminasi E2 ini semua mekanisme terjadi secara serentak , semua terjadi pada satu waktu tanpa suatu intermediet. ciri yang menarik mengenai anti eliminasi adalah bahw peletkkan suatu H dan Br yang akan dibuang menentukan streokimia alkena sebagi produk.mekanisme E2 menghasilkan pembentukan Pi.
pada reaksi diatas jika OH menyerang dari depan akan mterbentuk produk yang stabil, sedangkan jika OH menyerang dari belakang atau pada ikatan C Dengan Br maka akan dihasilkan produk yang tidak stabil .
permasalahan :
1.pada eliminasi E2 kenapa serangan hanya bisa terjadi pada keadaan basa, mengapa tidak terjadi pada keaadaan asam?
2. mengapa pada eliminasi E2 yang sering terjadi adalah anti-elimination, mengapa syn elimination tidak umum terjadi pada eliminasi E2 ini?
3. apa yang menyebabkan proses penyerangan OH dari belakang dihasilkan produk yang tidak stabil?

Baiklah, saya Sindy Tiara Putri dengan NIM A1C119016. Saya akan mencoba menjawab permasalahan pada nomor 2. Menurut saya, pada eliminasi E2 ini terjadi pada geometri periplanar. Dimana bahwa empat atom yang bereaksi hidrogen dua atom karbon dan gugus pergi terletak pada bidang yang sama. Ada dua kemungkinan geometri yang akan terjadi yaitu geometri anti-planar dan syn-planar. Pada eliminasi E2 ini lebih banyak yang terjadi pada anti eliminasi, dikarenakan pada geometri ini memiliki konformasi steggered yang memiliki energi lebih rendah dibandingkan dengan syn eliminasi. Dengan rendahnya energi yang dimiliki oleh anti eliminasi, maka menyebabkan anti eliminasi lebih baik dalam menjalankan reaksi eliminasi E2.
BalasHapusBaiklah perkenalkan nama saya Zainuddin Azhim Nim A1C119007 akan mencoba menjawab permasalahan no 1 Aufa
BalasHapusMenurut saya, Basa yang yang bergantung pada laju reaksi E2 itu ialah basa kuat sedangkan pada reaksi SN1 itu ialah basa lemah. Basa kuat yang lebih dominan digunakan pada reaksi E2 karena basa kuat yang bisa mengikat atom hidrogen yang bersifat asam supaya atom hidrogen dapat terputus dari gugus fungsinya sehingga terbentuklah ikatan rangkap dua pada senyawa karbon tersebut.
saya Sucitra Dwi Sanjaya (A1C119019) izin menjawab permasalahan Aufa nomor 3
BalasHapuspada reaksi diatas jika OH menyerang dari depan akan mterbentuk produk yang stabil, sedangkan jika OH menyerang dari belakang atau pada ikatan C Dengan Br maka akan dihasilkan produk yang tidak stabil .
terimakasih